Friday, August 22, 2008

Pupus

hmm...

Saya bukan mau membahas lagunya Dewa.. Juga bukan mau berniat melankolis :D
hanya sekedar curhat.. biar hati sedikit lega...

Iya.. saya merasakan pupus pada 3 hal dalam waktu yang hampir bersamaan

1. pekerjaan
Saya telah beberapa kali gagal untuk pindah kerja. Bukannya saya tidak bersyukur atas pekerjaan yang selama ini saya jalani. Saya merasa inilah waktunya saya move on, untuk berkembang lebih baik lagi. Tapi puncak kekecewaan saya adalah ketika saya gagal pada tahap 2 rekrutment PLN bulan ini.

2. cita-cita
Seperti yang saya jelaskan pada postingan sebelumnya, bahwa saya gagal untuk ke3 kalinya menaikkan nilai TOEFL ITP saya. Sehingga 90 % bisa dipastikan saya tidak bisa mengajukan beasiswa ADS, karena salah 1 syaratnya adalah melampirkan hasil TOEFL >=500. Sedangkan deadline pengiriman dokumen tinggal 2 minggu lagi. Padahal dokumen lain sudah siap, kecuali TOEFL dengan nilai >= 500. Padahal saya sudah persiapkan untuk melamar beasiswa ini selama hampir 1,5 tahun. Tapi ternyata persiapan saya masih kurang matang, dan perhitungan saya meleset.

3. cinta
Hahahhaha.. kalau yang ini mah terlalu pribadi sepertinya, untuk dibuka untuk umum. Karena menyangkut orang lain. :D Tapi sudahlah.. mudah-mudahan lain waktu bisa saya bagi ceritanya disini :)

Yang jelas, postingan saya ini bukan berarti saya tidak bersyukur atas apa yang sudah saya capai dan miliki. Hanya ingin mencurahkan isi hati supaya lebih lega. Supaya lebih bisa menerima kenyataan yang tidak sesuai dengan rencana. Supaya lebih semangat lagi merancang rencana-rencana baru dan melaksanakannya serta bercermin pada pengalaman sebelumnya.

n_n

Thursday, August 21, 2008

sedih

hmm...
sedih...

subhanallah, rezeki memang tidak pernah tertukar dan akan diberikan pada orang yang memang membutuhkannnya pada saat itu..


n_n

Wednesday, August 20, 2008

TOEFL vs Beasiswa



sedih..
Itulah yang pertama kali saya rasakan setelah mendapati kenyataan bahwa saya gagal untuk ketiga kalinya menaikkan score TOEFL institutional. Sebenarnya saya masih bersyukur, karena score TOEFL ITP saya lumayan, yaitu 480an. Waktu ikut TOEFL prediction, nilai saya hanya mencapai 410an (saya lupa). Lalu saya ikut TOEFL ITP, pertama kali mendapat score 480, lalu 483, dan kemudian tetap 483, hanya berbeda perincian nilainya. Tapi yang jadi masalah, saya mengikuti test tsb, bukan semata2 hanya ingin mengetahui kemampuan saya, tapi untuk melamar salah 1 beasiswa yang mensyaratkan TOEFL 500.

Terus terang saya malu kepada diri saya sendiri, yang sudah mendapatkan ilmu bahasa inggris sejak kelas 1 SD. Saya juga malu kepada kedua orang tua saya yang membiayai pendidikan saya dan 1 dari 3 test TOEFL ITP yang saya ikuti. Saya juga malu kepada keluarga saya dan teman-teman yang mengetahui kemampuan bahasa inggris saya di atas rata-rata.
Yang membuat saya pusing bukan hanya karena saya gagal untuk ketiga kalinya. Tapi juga karena deadline pengiriman dokumen beasiswa adalah 5 september. Sedangkan penyelenggara tes TOEFL yang mengadakan tes di hari sabtu rata2 hanya mengadakan tes 1 bulan sekali.

Sekarang hanya ada 3 pilihan.
1. Saya tidak jadi mengajukan beasiswa tahun ini, tapi itu sangat menyedihkan sekali.
2. Saya beralih ke program beasiswa lain yang mensyaratkan nilai TOEFL <= 450, dan deadline nya tidak dalam waktu dekat. Tapi saya akan kesulitan memenuhi syarat lain, misal IPK >= 3,25, atau negara yang culturenya akan sulit saya sesuaikan, nilai beasiswa yang diberikan tidak mencakup seluruh aspek, dsb
3. Saya mencari tes TOEFL lain yang dapat mengeluarkan hasilnya sebelum tanggal 1 september, tapi saya jadi kurang pede mengingat 3 kali kegagalan saya. Atau mengikuti tes IELTS yang harganya hampir 6 x lipat dari harga tes TOEFL, berarti akan menguras tabungan dan gaji. :( Lagipula tesnya paling dekat tanggal 30 September.

Saya bingung dan pusing....

n_n

Friday, August 15, 2008

lembur...

lembur.....

Akhirnya ngerasain juga lembur amp jam segini di Jakarta....
Terakhir ngerasain pas kemaren di Aceh....

SEMANGAT!

n_n

Thursday, August 14, 2008

Cara Upload File di Gudang Upload

Awalnya karena saya dan teman saya ingin berbagi file tutorial C#.
Karena gagal di download setelah teman saya mengupload di beberapa tempat, saya mengusulkan untuk mengupload di gudangupload. Terus terang saya belum pernah mengupload di gudangupload sebelumnya. Kemudian teman saya mengabarkan kalo tidak ada petunjuk mengupload file disana. Bahkan setelah mendaftar. Saya agak bingung, karena biasanya tempat upload lain tidak memerlukan mendaftar sebelum mengupload suatu file.

Ok singkat cerita, saya googling dan mendapatkan salah satu tutorial atau lebih tepatnya penjelasan tentang cara upload di gudangupload.com. Ternyata sebelumnya keanehan ini belum pernah terjadi.

Berikut ini yang harus anda lakukan setelah anda sign in di gudangupload.com

Perhatikan pada bagian menu, sama sekali tidak tampak menu untuk mengupload !! Kemudian perhatikan pada URL di browser anda, arahkan mata anda kebagian akhir URL yaitu page=main dan ganti baris akhir URL tersebut dengan page=upload lalu tekan enter

Kini anda dapat mengupload file anda di GudangUpload.com. Selamat Mencoba !

sumber: agung wordpress

Friday, July 25, 2008

rencana pada asa

semua bicara tentang cinta
cinta yang mereka punya

bukan aku sudah menyerah pada asa
juga bukan rasa ingin sunyi
tapi hati tak sanggup memilih
otak pun penuh dengan rencana
hingga rasa pun menjadi prioritas kedua

Ya Allah ridhoilah rencanaku
inginku menggapai mimpi
yang kusematkan jauh di seberang benua

aku yakin cinta itu akan datang
pada waktu yang entah kapan
pada orang yang entah siapa

otakku sedang lelah
pada semua rencanaku sendiri
banyak yang harus kulakukan pada saat bersamaan
Ya Allah kuatkanlah diriku


n_n

Tuesday, July 8, 2008

Mencintai Sebuah Kesalahan

Cinta..
terlalu banyak untuk dicari artinya
terlalu klise untuk dicari filosofinya
terlalu luas untuk dicari batasannya
tapi tak pernah lelah untuk dibicarakan
cinta adalah hal yang diciptakan Tuhan pada makhlukNya
hal yang mau tidak mau sudah melekat dalam diri makhlukNya, manusia


Surat Ar-Rum(30):21
“Di antara tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah adalah Dia menciptakan dari sejenismu pasangan-pasangan agar (kamu) masing-masing memperoleh ketenteraman dari (pasangan)nya, dan dijadikannya diantara kamu mawaddah dan rahmah. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”


tapi tentu tiap hal di dunia ini ada batasannya

bagaimana kalau cinta itu berlabuh pada tempat yang salah?
bagaimana kalau kenyamanan dan kebahagiaan hati yang tidak mungkin dipungkiri kutemui disana?
sampai saat ini aku masih bisa bertahan untuk tidak melampaui batas, karena keyakinan atas batasan tersebut.
tapi entah sampai kapan aku dapat bertahan karena sudah mulai lelah mencari cinta yang kuinginkan atau kubutuhkan.

Setelah sekian lama hati merindu pada kalbu yang membelai sukma
dia datang menyapa dengan segala kesederhanaannya
tapi tetap saja, dia adalah sebuah kesalahan
Ya Allah,
kuatkanlah kakiku untuk tetap melangkah di jalan kebenaranMu
kuatkanlah bibirku untuk tetap diam tanpa mengucap kata cinta pada kesalahan
kuatkanlah mataku untuk tetap terpejam hingga tidak memancarkan cinta pada kesalahan
kuatkanlah tanganku agar tidak mengenggam kebahagian di atas kesalahan
kuatkanlah hatiku agar tetap yakin bahwa Engkau akan menghadirkan sebuah kebenaran untuk kucintai




n_n

Tuesday, July 1, 2008

Liburan...

Akhirnya masuk kantor lagi, setelah kemarin ijin tidak masuk kantor :)
Selama 3 hari, aku sekeluarga pergi ke Bandung, dengan tujuan utama menghadiri pernikahan sepupuku (mba alin) dari keluarga papa. Sebenarnya aku sudah lama sekali tidak bertemu keluarga om ghafur, kalau tidak salah sudah lebih dari 15 tahun. Jadi tentu saja aku agak pangling begitu bertemu dengan ketiga sepupuku itu (mas angga, mba alin, adhis), terutama si kecil adhis, yang ternyata sudah kuliah ;)

Berangkat dari Jakarta menggunakan jasa travel Cipaganti, yang bertolak di Cikini. Semula ingin berangkat dari cempaka mas, karena lebih dekat dari rumah. Tapi karena ada masalah di reservasi, sehingga tidak bisa memesan tiket pp, jadi kami sekeluarga memutuskan untuk berangkat dari Cikini. Rencana semula berangkat hari Jumat malam (setelah jam kantor tentunya), harus berubah karena pada jam tersebut sudah full booked, bahkan semua jam di hari Jumat. Akhirnya kami memesan tiket untuk hari Sabtu jam 06.30 dan tiket untuk kembali hari Senin jam 16.30.

Sampai di Cipaganti mtc, kami dijemput om ghafur dan langsung diantarkan ke wisma untuk beristirahat dan sarapan. Sehabis dzuhur, karena lelah, aku tidur hingga hampir ashar, begitu juga mba iin dan mbah nur. Sehingga hanya papa, mama, dan uus saja yang mampir ke rumah om ghafur sehabis dzuhur. Malamnya kami sekeluarga makan di gerai fast food tak jauh dari wisma. Intinya, hari itu kami habiskan untuk melepas lelah.


Keesokannya kami dijemput jam 6 dari wisma, karena harus bersiap-siap untuk menghadiri akad nikahnya. Dan setelah hampir 20 tahun tidak pernah menggunakan kain, aku harus 'berjuang' melilitkan kain sebagai pelengkap pakaian seragam keluarga pengantin. Dan lucunya, ternyata 90 % dari keluarga calon pengantin (wanita) dan pendukung acara (pagar bagus, dll) juga kesulitan melilitkan kainnya yang memang bukan pakaian sehari-hari ;) Tapi alhamdulillah semua 'perjuangan' itu berakhir cukup sukses, dan akad nikah dapat diadakan lebih awal dari jadwal. Akad nikah berlangsung hikmat, namun setelah penghulu meninggalkan tempat dan acara akad nikah dipandu MC, suasana mulai mencair. Tak jarang MC melemparkan joke-joke yang cukup segar, dari menanyakan panggilan sayang kepada pengantin, hingga ledekan pada papaku yang mendadak didaulat untuk mengucapkan sepatah kata dari pihak pengantin wanita. Yang paling seru menurutku adalah tradisi nyawer, yang dalam tradisi sunda adalah melemparkan suatu barang yang ringan. Saat itu yang dilempar berupa permen, uang koin, dan uang kertas (Rp.1000-Rp.10000, kata MC nya). MC sempat menjelaskan arti tradisi tersebut, namun aku agak lupa. Yang kuingat adalah uang koin yang memiliki 2 sisi namun tidak dapat dipisahkan, begit juga suami dan istri. Permen yang berarti kemanisan dalam rumah tangga. Ketika orang tua dari kedua pengantin mulai menyawer, suasana mendadak riuh. Aku, uus, dan mba iin juga ikut menampung saweran yang datang ke dekat tempat duduk kami. Namun yang berhasil kami kumpulkan hanya Rp 4000 dan 20 buah permen, tapi seru sih...



Siangnya dilanjutkan dengan acara resepsi. Yang mengusik fikiran kami sekeluarga adalah adat yang dipergunakan dalam acara pernikahan sepupuku adalah adat sunda. Padahal sepupuku adalah keturunan Kalimantan dan Jawa Tengah. Sedangkan suaminya adalah keturunan Jawa Tengah. Kemungkinan besar hal tersebut karena resepsi diadakan di Bandung. Kembali ke acara respsi, ritual yang selalu dilakukan olehku dan uus adalah berkeliling untuk survey makanan :P hampir selalu di acara resepsi kami hanya makan makanan yang di 'gubuk-gubuk' yang memang lebih bervariatif. Saat itu, yang menjadi 'incaran' kami adalah chicken gordon blue dan zupa soup. Yang lainnya sate ayam, martabak telor, ice cream, salad, buah, dan coca cola. Tentu saja semua itu kami makan dalam porsi kecil, agar bisa masuk ke perut kami :) Karena mbah sudah lelah, kami pulang ke wisma sebelum acara selesai. Malamnya kami makan malam bersama di wisma, dan beristirahat.

Keesokan paginya, kami berencana untuk menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan ke kota sambil menunggu waktu kepulangan. Setelah puas berjalan-jalan di sekitar jalan dago, kami memutuskan untuk mengisi perut di restoran cabe rawit, atas rekomendasi temanku ienay. Agak susah bagi kami, yang bukan orang bandung, untuk menemukan lokasi cabe rawit yang memang agak terpencil. tapi akhirnya kami menemukannya di jalan Teuku Umar. Ternyata rekomendasi ienay tidak percuma. Porsi yang disajikan selalu dalam ukuran jumbo. Bahkan kami membatalkan memesan smoothies, karena tidak sanggup lagi memasukkannya ke perut kami :) Kami membungkuskan gurame saos mentega untuk dibawa pulang ke wisma. Menjelang sore kami pulang ke wisma, dan langsung membereskan barang2 untuk dibawa pulang ke Jakarta. Sekitar pukul 15.30, om ghafur dan mas angga menjemput. Kami sempat mempir ke rumah mereka untuk berpamitan dengan keluarga yang lain. Tepat pukul 16.15, kami sampai di Cipaganti MTC untuk check in. Sekitar jam 16.30an, kami sudah meluncur menuju Jakarta.

Sampai di Cipaganti Cikini sekitar jam 19.00an, kami memutuskan untuk sholat dan beristirahat sejenak. Satu setengah jam kemudian kami sudah berada di rumah tercinta.

n_n